Berita

Tiga Usaha Masyarakat di Sekitar Proyek LNG Tangguh Diresmikan

1 September 2015

Jakarta—Tiga unit usaha masyarakat telah diresmikan di Kota Bintuni, Papua Barat, pada hari Senin (31/9). Ketiga usaha ini merupakan bagian dari Program Pengembagan Kewirausahaan Masyarakat Suku Asli atau Tangguh Indigenous Enterprises Development Program (TIEDP), yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial yang dilakukan industri hulu migas di sekitar fasilitas gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) Tangguh. Tiga unit usaha tersebut adalah PT SUBITU Kreasi Busana (Usaha Pembuatan Pakaian Jadi), PT SUBITU Karya Teknik (Usaha Jasa Penjualan, Perbaikan dan Perawatan AC dan Mesin Pendingin), PT SUBITU Inti Konsultan (Usaha Jasa Konsultasi, Pelatihan dan Pendampingan Bisnis). Peluncuran ini dilakukan

SKK Migas Kerja Keras Selamatkan Penerimaan Negara

31 Agustus 2015

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) harus kerja ekstra keras untuk memastikan penerimaan negara dari sektor hulu migas tetap aman meskipun harga minyak telah merosot tajam. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas Elan Biantoro mengatakan penurunan harga minyak harga minyak dunia yang biasa stabil di atas US$100 per barel lalu turun secara drastis hingga di bawah US$50. Hal tersebut merupakan pukulan yang cukup keras bagi seluruh fungsi di industri hulu migas dan berdampak pula pada industri penunjang dan pemangku kepentingan lainnya. Namun, dia menambahkan, SKK Migas telah meminta pekerja industri hulu migas untuk

Begini Cara Negara Kelola Industri Hulu Migas Kita

31 Agustus 2015

Jakarta–Banyak pihak sudah paham bahwa industri hulu minyak dan gas bumi (migas) merupakan salah satu kontributor utama penerimaan negara. Namun, masih banyak yang mempertanyakan bagaimana negara mengelola sektor strategis ini. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas Elan Biantoro mengatakan secara umum kegiatan industri migas terdiri kegiatan hulu migas dan kegiatan hilir migas. “Nah, kegiatan usaha hulu migas adalah kegiatan usaha yang fokus pada pencarian (eksplorasi) dan produksi minyak dan gas bumi,” ujar Elan saat berbincang-bincang dengan sejumlah blogger yang mengikuti acar diskusi di kantor SKK Migas, Jakarta, Jumat (28/8). Sedangkan kegiatan distribusi dan penyaluran produk turunan, misalnya bahan bakar minyak

SKK Migas Nangkring Bareng Blogger Kompasiana

31 Agustus 2015

Jakarta– Sebagai bagian upaya menyebarkan informasi mengenai industri hulu migas kepada masyarakat luas, SKK Migas menggelar diskusi dengan para blogger dari Kompasiana. Acara bertajuk   “Kontribusi Sektor Hulu Migas terhadap Indonesia” berlangsung di Gedung Citiplaza, Jakarta, Jumat (28/8). Acara yang oleh para blogger Kompasiana ini dikenal dengan istilah “Nangkring Kompasiana” ini dihadiri oleh sekitar 35 orang blogger. Kepala Bagian Humas SKK Migas Elan Biantoro mengatakan kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk upaya SKK Migas untuk menjelaskan tugas dan fungsinya kepada publik. “Terus terang saja, banyak yang masih belum tepat dalam memahami industri hulu migas, termasuk tugas dan fungsi SKK Migas,”

SKK Migas dan Pemangku Kepentingan Identifikasi Peluang Kilang Minyak Mini.

31 Agustus 2015

Jakarta—Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah memfasilitasi pemangku kepentingan untuk mendiskusikan peluang pembangunan kilang minyak mini di Indonesia. Acara bertajuk “Optimasi Lifting Minyak Bumi dengan Opsi Pengembangan Kilang Mini di Wilayah Operasi Migas, Sharing Session Prospek dan Pengalaman Pemanfaatan Minyak untuk Kilang Mini di Indonesia” berlangsung di Jakarta, Kamis (27/8) dengan menitik beratkan kepada identifikasi peluang bisnis kilang mini di Indonesia. Kehadiran kilang minyak mini di sekitar wilayah operasi bisa menjadi solusi atas kebutuhan bahan bakar minyak yang tinggi sekaligus kondisi lapangan wiSaat ini terdapat banyak lapangan minyak yang tersebar di wilatah

Industri Hulu Migas Proaktif Terapkan Efisiensi Biaya

25 Agustus 2015

Jakarta: Dalam rangka meresponse penurunan harga minyak dunia, SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) akan bersikap proaktif dalam menetapkan kebijakan efisiensi biaya operasi industri hulu migas. Hal ini disampaikan oleh Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dalam upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 di Jakarta, Senin (17/8). Amien mengatakan saat ini industri hulu migas sudah menjalankan beberapa kebijakan, yaitu: 1. Melakukan renegosiasi dengan Kontraktor KKS supaya dapat memberikan fleksibilitas harga sehingga dapat menjaga keekonomian proyek yang telah direncanakan; 2. melakukan perubahan scenario operasi lapangan yang lebih sederhana dengan beberapa opsi, antara lain efisiensi operasi barging, efisiensi biaya proyek,

Sekeping Kontribusi untuk Mencerdaskan Bangsa

25 Agustus 2015

Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) terjun mendukung penguatan pendidikan. Mencoba memberi sekeping kontribusi bagi pekerjaan besar mencerdaskan bangsa. Semenjak pertengahan 2013 ditemukan suasana berbeda di sebuah madrasah di Kelurahan Senipah, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Setiap dua kali seminggu, dari pukul tujuh hingga sembilan malam, ruang-ruang kelas pinjaman ini mendadak ramai, tidak hanya oleh sekitar seratus siswa usia sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, tetapi juga oleh sejumlah pekerja industri hulu migas dengan pakaian pelindung kerja (coverall). Selama dua jam, para pekerja ini akan mengajar Bahasa Inggris dan pelajaran teknikal yang memiliki kaitan dengan operasi hulu migas. Awalnya kelas

Hulu Migas Bergulir, Napas Bangsa Mengalir

25 Agustus 2015

KEGIATAN penambangan sumber daya alam minyak dan gas bumi (migas) nasional adalah upaya besar untuk menghasilkan sumber energi penggerak kehidupan masyarakat. Lebih jauh lagi, kegiatan di sektor hulu migas tersebut juga menjadi salah satu andalan bagi pemerintah dalam memenuhi target penerimaan negara yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya . Tak ayal, penentuan target produksi migas di sektor ini selalu menjadi bagian hirauan masyarakat. Tahun ini misalnya, para perusahaan yang bergerak di sektor hulu migas, dikenal dengan istilah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), harus bahu membahu untuk mengejar target produksi terbukti (lifting) migas yang diamanatkan dalam

SKK Migas Setujui Pengembangan Lapangan Jambaran-Tiung Biru

17 Agustus 2015

Jakarta – Revisi rencana pengembangan lapangan (plan of development/PoD) Lapangan Tiung Biru – Jambaran disetujui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi menyerahkan persetujuan revisi PoD tersebut kepada pimpinan kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) PT. Pertamina EP Cepu, PT. Pertamina EP, ExxonMobil Cepu Ltd., dan Badan Kerja Sama PI Blok Cepu di kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (17/8). Amien menjelaskan, lapangan ini ditargetkan mulai produksi sebesar 227 juta kaki kubik gas bumi per hari pada kuartal pertama 2019. ‘’Mencapai puncak produksi sebesar 315 juta kaki kubik pada 2020,’’

Kepala SKK Migas Kunjungi Fasilitas Terapung Lapangan Bukit Tua

13 Juli 2015

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi, penyimpanan, dan pengangkutan terapung (floating production storage and offloading/FPSO) Ratu Nusantara di lepas pantai Madura pada Sabtu, 11 Juli 2015. Fasilitas tersebut menjadi Bagian dari kegiatan produksi lapangan Bukit Tua, blok Ketapang yang dioperatori oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS), Petronas Carigali. “SKK Migas ingin memastikan rencana peresmian yang sudah diajukan kepada presidan RI berjalan lancar dan tepat waktu,” kata Amien. Menurut dia, pihaknya mendapat informasi mengenai hambatan-hambatan yang terjadi. Dengan melakukan kunjungan ke lapangan, dapat diketahui

Halaman 1 dari 2612345...1020...Akhir »