Berita

TIGA KONTRAK GAS DITANDATANGANI, NEGARA BERPOTENSI TERIMA TAMBAHAN PENERIMAAN RP 3,74 TRILIUN

5 Mei 2015

Yogyakarta—Tiga kesepakatan jual beli gas bumi ditandatangani dalam acara peluncuran program proyek listrik 35.000 megawatt (MW) yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Bantul, Yogyakarta, Senin (4/5). Perjanjian ini berpotensi memberikan tambahan penerimaan negara sekitar Rp 3,74 triliun (US$299 juta) selama masa kontrak berlangsung. Tiga perjanjian tersebut terdiri atas dua perjanjian jual beli gas (PJBG) dan satu pokok-pokok perjanjian atau Head of Agreement (HOA). Perjanjian yang pertama adalah PJBG antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) ConocoPhillips Grissik Ltd dengan PT PLN (Persero) untuk memenuhi kebutuhan pasokan gas untuk sektor kelistrikan di Sumatera, Jawa bagian barat dan Batam sebesar 40

Kepala SKK Migas: TKDN Bukan Hanya Pencapaian Target Persentase Semata

17 April 2015

Jakarta— Kebijakan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) seharusnya tidak hanya dipandang sebagai upaya untuk mencapai target persentase tertentu dalam Pengadaan barang dan jasa serta tenaga kerja nasional, tetapi sebagai upaya untuk menciptakan nilai tambah semaksimum mungkin bagi bangsa dan pemangku kepentingan (stakeholders). Hal ini disampaikan oleh Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi saat menutup acara Supply Change Management Summit 2015 (SCM Summit 2015) di Jakarta, Kamis (16/4). “Dampaknya harus dapat dirasakan dalam pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, kemampuan industri domestik, infrastruktur, kemampuan IPTEK nasional, dan kemakmuran komunitas lokal di wilayah operasi migas,” ujar Amien. Industri hulu migas sangat mendukung pemakaian komponen

Industri Hulu Migas Utamakan Industri Dalam Negeri

14 April 2015

Jakarta – Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) berkomitmen mengutamakan peran industri dalam negeri dalam kegiatan operasionalnya untuk meningkatkan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Menurut Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi, untuk mewujudkan hal tersebut pada kegiatan hulu migas harus ada intervensi Negara dalam bentuk kebijakan pemerintah yang berpihak pada sektor industri nasional. “Keunggulan mekanisme kontrak bagi hasil yang berlaku di sektor hulu migas adalah negara masih hadir dalam melakukan kendali terhadap operasi yang dilaksanakan oleh kontraktornya,” kata Amien saat sambutan di acara Indonesia Supply Chain Management (SCM) Summit

Lifting Pertama Produksi Minyak Banyu Urip

12 April 2015

PT Pertamina EP Cepu (PEPC) melaksanakan lifting pertama dari Kapal FSO (Floating Storage and Offloading) Gagak Rimang di Surabaya, Minggu (12/4). FSO ini merupakan tempat penampungan minyak mentah yang diproduksi dari Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu. Prosesi lifting pertama dari FSO Gagak Rimang dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi, Direktur Utama PT. Pertamina, Dwi Sutjipto, dan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Satya W. Yudha. Hadir pula Direktur Utama Pertamina EP Cepu, Amril Thaib Mandailing, Presiden ExxonMobil Cepu Limited,

SKK Migas Sosialisasikan PTK EOR

6 April 2015

Jakarta—Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan sosialisasi Pedoman Tata Kerja (PTK) tentang pelaksanaan Enhanced Oil Recovery (EOR) oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS). Sosialisasi PTK -058/SKKO0000/2015/S0 tentang Peningkatan Recovery Factor Kegiatan Pilot Tertiary Recovery ini dilakukan oleh Divisi Pengkajian dan Pengembangan SKK Migas, Kamis (2/4). PTK EOR ini akan menjadi pedoman baik bagi SKK Migas maupun Kontraktor KKS dalam pengajuan pilot project EOR. Secara garis besar, PTK EOR ini memiliki empat tujuan utama, yaitu meningkatkan fungsi pengawasan dan pengendalian SKK Migas terhadap rencana kerja pelaksanaan pilot project EOR; menerapkan tata cara pengajuan

Menteri ESDM Optimis Target Produksi Banyu Urip Tidak Terganggu

27 Maret 2015

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan optimis Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, akan mampu memenuhi target produksi yang diharapkan. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers, Kamis (26/6), yang dilakukan seusai mengunjungi lapangan tersebut. “Saya secara keseluruhan optimis bahwa khusus untuk banyu urip targetnya tidak akan terganggu. Meskipun mungkin secara proyek ada sedikit delay, tetapi ada percepatan-percepatan di lapangan, ada penguatan dari proyek manajemen kontraktor, jadi kami semua merasa optimis target tidak akan terganggu,” tegas Sudirman. Saat ini proyek Banyu Urip sedang dalam tahap penyelesaian fasilitas untuk produksi pada kapasitas penuh (full production facility). Menurut Sudirman,

Kepala SKK Migas Tinjau Lapangan dan Fasilitas Migas di Kalimantan

20 Maret 2015

Jakarta—Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi baru-baru ini melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas operasi industri hulu migas di Kalimantan Timur. Kunjungan tersebut berlangsung dari Senin (16/3) sampai dengan Selasa (17/3). “Kami ingin mengetahui kegiatan operasional di Kaltim, sehingga SKK Migas bisa mendapatkan informasi langsung dari lapangan mengenai kendala-kendala ataupun progres yang telah dicapai. Diharapkan terus terjalin kerja sama dan koordinasi yang baik antar KKKS dan SKK Migas. Rencana kerja dan permasalahan yang muncul dapat segera dibahas langsung kepada tim teknis di SKK Migas.” ujar Amien. Kunjungan hari pertama dilaksanakan ke Rig Constellation, Plant dan Controll Room di Lapangan SPS – Senipah

Pemerintah Umumkan Pemenang Tender 11 Wilayah Kerja

20 Maret 2015

Jakarta—Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan pemenang tender 11 wilayah kerja minyak dan gas bumi baru, Rabu (18/3). Dalam siaran persnya, Kementerian ESDM menyampaikan bahwa sebelas pemenang lelang tersebut menjanjikan komitmen pasti eksplorasi sebesar US$144,25 juta dengan bonus tanda tangan (signature bonus) yang diterima langsung oleh pemerintah mencapai US$12 juta. Sebelas wilayah kerja tersebut terdiri atas 8 wilayah kerja migas konvensional dan 3 wilayah kerja non konvensional. Seperti tender-tender sebelumnya, mekanisme dilakukan dengan dua cara, yaitu penawaran langsung dan lelang regular. Berdasarkan hasil lelang, pemenang lelang penawaran langsung untuk wilayah kerja migas konvensional tahap I tahun 2014

Kepala SKK Migas Kunjungi Kontraktor KKS Wilayah Sumatera Bagian Utara

17 Maret 2015

Pekanbaru—Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi melakukan kunjungan kerja ke beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) yang beroperasi di wilayah Sumatera Bagian Utara. Kunjungan kerja tersebut berlangsung dari tanggal 12-13 Maret 2015. “Kedatangan kami untuk mengetahui kegiatan operasional di sini, sehingga SKK Migas bisa mendapatkan informasi langsung dari lapangan dan diharapkan akan terjalin kerja sama yang baik ke depannya,” ujar Amien. Kontraktor KKS yang dikunjungi adalah PT Chevron Pacific Indonesia, BOB PT Bumi Siak Pusako dan EMP Bentu-Korinci Baru Ltd. Di wilayah operasi PT Chevron Pacific Indonesia, kepala SKK

Kepala SKK Migas Kunjungi Bravo Flowstation

12 Maret 2015

Karawang—Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi telah melakukan kunjungan kerja ke Bravo Flowstation di di Blok Offshore North West Java (ONWJ), Minggu (8/3). Kunjungan tersebut juga diikuti oleh Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas Muliawan dan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas Rudianto Rimbono. Amien menyampaikan bahwa kunjungan tersebut penting dilakukan supaya Pimpinan SKK Migas dapat mengetahui kondisi lapangan yang sebenarnya serta mendapatkan masukan dari kegiatan operasi PT Pertamina Hulu Energi ONWJ yang menjadi operator blok migas tersebut. Amien juga menyampaikan apresiasi atas inovasi Teknologi yang dikembangkan oleh PHE ONWJ melalui

Halaman 1 dari 2412345...1020...Akhir »