Berita

Indonesia Perlu Persingkat Lead Time Penemuan ke Produksi

24 Juni 2016

Jakarta–Indonesia perlu mempersingkat jeda waktu dari awal penemuan sumber minyak dan gas bumi (migas) sampai ke produksi (lead time). Ini menjadi penting dalam rangka memenuhi permintaan energi yang semakin meningkat. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas Taslim Z. Yunus mengatakan saat ini dari sisi lead time, daya saing Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara lain. “Dari tahun ke tahun, kita lihat jeda waktu dari discovery sampai produksi semakin lama,” ujar Taslim saat menyampaikan update industri hulu migas kepada jurnalis sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), Kamis (23/6). Mengutip kajian dari IHS, lead time di Indonesia berkisar antara 8 sampai

HCML Akan Bangun Dua Anjungan Lepas Pantai

24 Juni 2016

Sumenep – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), operator minyak dan gas bumi lapangan lepas pantai MDA-MBH Blok Madura Strait, akan membangun dua anjungan lepas pantai untuk menunjang kegiatan eksploitasi gas di sekitar Pulau Sapudi dan Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selain membangun dua anjungan lepas pantai, dalam pengembangan lapangan MDA-MBH yang terletak di lepas pantai Selat Madura, di sebelah timur –sekitar 200 km di sebelah timur Surabaya dan sekitar 75 km di sebelah tenggara Pulau Madura–, HCML juga akan melengkapi dengan jalur pipa gas dan floating production unit (FPU). “Pengembangan lapangan MDA-MBH diawali

SKK Migas Dukung HCML Kejar Produksi Lapangan BD Semester I 2017

21 Juni 2016

Sampang – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) secara konsisten memberi arahan kepada Kontraktor Kontrak Kerjasama (Kontraktor KKS) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk terus berupaya memenuhi target produksi pertama minyak dan gas bumi dari lapangan BD pada kuartal I tahun 2017 ini. “Produksi pertama diharapkan pada kuartal I tahun 2017. Kami sedang bekerja keras untuk mencapai target itu,” kata Senior Manager of Legal, Human Resources & Relations HCML Wahyudin Sunarya, Senin (20/6). Untuk produksi awal, Lapangan BD diharapkan mampu menghasilkan gas bumi sebanyak 100 juta kaki kubik per hari dan 6.000 barel kondesat

PT Pertamina EP Bor Sumur Pengembangan Kuang (KAG)-A2

21 Juni 2016

Ogan Komering Ulu- Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) PT Pertamina EP telah melakukan pengeboran sumur pengembangan Kuang (KAG)-A2 di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Pengeboran ini ditargetkan mampu menghasilkan gas sebesar 1,5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan kondensat sebesar 7,8 barel condensat per day (BCPD). Sumur KAG A2 merupakan bagian dari Proyek Pengembangan Paku Gajah. Sumur ini terletak di Desa Mandala, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan. Pengeboran ini dimulai pada tanggal 14 Juni 2016 dan akan membutuhkan waktu sekitar 35 hari. “Sumur Kuang (KAG)-A2 merupakan sumur kedua yang dibor tahun 2016 dari

SKK Migas dan Kontraktor KKS Serahkan Perpustakaan Keliling di Natuna

21 Juni 2016

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) yang beroperasi di Kepulauan Natuna telah menyerahkan bantuan perpustakaan keliling kepada Pemerintah Kabupaten Natuna. Program bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial industri hulu migas kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi. Bantuan perpustakaan keliling ini diterima Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Natuna Ilham Kauli, di Kantor Bupati Natuna, akhir bulan lalu. Kontraktor KKS yang berpartisipasi dalam program tersebut adalah Lundin B.V., ConocoPhillips Indonesia Inc. Ltd., Premier Oil Natuna Sea B.V., dan Star Energy (Kakap) Ltd. Kepala urusan operasi perwakilan

Tantangan Industri Hulu Migas Indonesia

16 Juni 2016

Jakarta– Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia saat ini setidaknya menghadapi tiga tantangan utama terkait ekspektasi terhadap sektor ini dan kendala yang menghambat investasi. Ini disampaikan penulis buku Dialog Tanya Jawab Migas A. Rinto Pudyantoro dalam acara Temu Netizen dan Buka Puasa Bersama yang diadakan SKK Migas, Rabu (15/6) di Jakarta. Tantangan pertama adalah adanya ketidakseimbangan antara produksi dengan permintaan energi. “Produksi terus menurun sementara kebutuhan energi terus bertambah,” ujar Rinto. Dia menambahkan supaya produksi terus berlanjut, satu-satunya cara yang perlu dilakukan adalah eksplorasi. Indonesia masih memiliki banyak cekungan yang berpotensi mengandung hidrokarbon. Namun ini masih perlu dibuktikan

Pemerintah Usulkan Lifting Minyak 740-760 Ribu BOPD di 2017

16 Juni 2016

Jakarta—Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengusulkan lifting minyak bumi sebesar antara 740.000 sampai 760.000 barel minyak per hari (BOPD) di tahun 2017. Usulan ini disampaikan oleh menteri ESDM Sudirman Said kepada Komisi VII DPR RI dalam rapat kerja yang berlangsung awal pekan ini. Usulan lifting tersebut lebih rendah dibandingkan dengan lifting yang tercantum dalam APBN tahun ini, yaitu sebesar 830.000 BOPD. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah sebagian besar lapangan minyak yang berproduksi sudah semakin tua dengan tingkat laju penurunan produksi (decline rate) mencapai 20 persen. Selain itu laju pengembangan lapangan juga terhambat karena rendahnya

Kontraktor KKS Jambi dan Sumatera Selatan Musnahkan Bahan Peledak

8 Juni 2016

Sepuluh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) yang beroperasi di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan telah merampungkan pemusnahan bahan peledak pada akhir bulan lalu. Kegiatan ini dilakukan untuk mengendalikan risiko sekaligus menekan biaya penyimpanan. Kontraktor KKS tersebut adalah PetroChina Int’l Jabung Ltd, PT. PEP Aset 1 Field Jambi, PT. PEP Aset 1 Field Ramba, PT. PEP Aset 2 Field Prabumulih, PT. PEP Aset 2 Field Limau, TATELY N.V. Sele Raya Merangin Dua, Sele Raya Belida, JOB P Talisman (OK) Ltd. Selain 10 Kontraktor KKS tersebut, kegiatan ini juga diikuti oleh mitra PT Pertamina EP, yaitu TAC PEP – Green World

SKK Migas dan PetroChina Berkolaborasi Serahkan Bantuan Beasiswa

7 Juni 2016

Jambi – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) PetroChina International Jabung Ltd menyerahkan bantuan beasiswa kepada para siswa dan mahasiswa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Penyerahan bantuan ini dilakukan akhir bulan lalu di Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ujar Kepala Urusan Humas SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Dian Sulistiawan. Ketua Pelaksana Program Kegiatan Aulia Tasman mengatakan bantuan beasiswa ini dibagi dua, yaitu untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Beasiswa ditujukan bagi mahasiswa dan siswa

Transparansi Data Merupakan Pilar Penting Terwujudnya Kedaulatan Energi

7 Juni 2016

Palembang– Deputi Pengendalian Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Muliawan Haji, menyebutkan transparansi data kepada Pemerintah sangat dibutuhkan dalam rangka menyusun dan memutuskan hal-hal strategis bagi Negara. Hal tersebut disampaikan Muliawan saat melakukan kegiatan peninjauan lapangan ke Corridor Block Grissik Central Gas Plant ConocoPhillips (Grissik) Ltd pada pertengahan bulan silam. Sebelumnya, Muliawan bersama dengan para pemangku kepentingan di sektor energi mengikuti Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Sektor Energi 2016. Korsup Sektor Energi 2016 bertema “Gerakan Nasional Mewujudkan Kedaulatan Energi” ini merupakan kegiatan yang diprakarsai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Energi dan Sumber

Halaman 1 dari 3512345...102030...Akhir »