Berita

PERJANJIAN JUAL BELI LNG MUARA BAKAU DITANDATANGANI

1 Juli 2015

Jakarta–Kontraktor Kontrak Kerja Sama Eni Muara Bakau BV dan dua mitra kerjanya, GDF SUEZ Exploration Indonesia dan Saka Energi Muara Bakau, hari ini (30/6), telah menandatangani dua perjanjian jual beli gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) dengan PT Pertamina (PERSERO). Melalui dua kesepakatan ini, Pertamina akan membeli 1,4 juta ton LNG pertahun dimulai dari kuartal pertama tahun 2017. “Perjanjian yang ditandatangani hari ini merupakan suatu tahapan penting dalam Proyek Pengembangan Jangkrik di Wilayah Kerja Muara Bakau,” ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas Elan Biantoro. Gas untuk LNG ini akan dihasilkan dari dua Lapangan laut dalam, yaitu Lapangan

Kepala SKK Migas Kunjungi Lapangan Sanga-Sanga

26 Juni 2015

Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi melakukan kunjungan ke Sangasanga Field, yang merupakan wilayah Asset 5 PT Pertamina EP pada Kamis (25/6). Dalam kunjungan tersebut Amien diterima oleh Direktur Operasi & Produksi PT Pertamina EP, Pribadi Mahagunabangsa dan jajaran manajemen Asset 5. Amien mengungkapkan ingin melihat secara langsung proses produksi di lapangan PT Pertamina EP serta mencari solusi jika terdapat masalah yang dapat menghambat produksi. “Tidak afdol bila sebagai Kepala SKK Migas tidak melihat kondisi langsung lapangan-lapangan migas. Saya ingin tahu apa saja hambatan-hambatan di lapangan, supaya nanti kita dapat mencarikan solusinya”  kata Amin. Dalam kunjungan tersebut, PT. Pertamina EP memberikan

Kepala SKK Migas Kunjungi Gubernur Aceh

24 Juni 2015

Jakarta—Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi melakukan kunjungan kepada Gubernur Provinsi Aceh Zaini Abdullah, Jumat (19/6). Kunjungan ini membahas implementasi Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2015 tentang Pengelolaan Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi di Aceh yang telah ditetapkan oleh presiden tanggal 5 Mei lalu. Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2015 tersebut menyatakan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah Aceh melakukan pengelolaan bersama sumber daya alam minyak dan gas bumi yang berada di wilayah tersebut. Untuk melakukan pengelolaan bersama tersebut, pemerintah pusat dan pemerintah Aceh akan membentuk Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). Dalam kunjungan tersebut Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi menyampaikan

Genjot Eksplorasi

22 Juni 2015

Jakarta–Konsumsi energi yang tidak sebanding dengan ketersediaan sumber energi menempatkan Indonesia dalam kondisi krisis energi. Ancaman krisis energi yang dihadapi Indonesia saat ini merupakan imbas tidak adanya penemuan cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru. Eksplorasi pun memegang peran kunci untuk meningkatkan cadangan migas nasional agar permasalahan krisis energi bisa dihindari dan Indonesia mampu mandiri dalam penyediaan energi. Fungsi strategis eksplorasi dalam menjaga dan meningkatkan cadangan migas sangat disadari oleh pemerintah maupun para pelaku di industri hulu migas. Pemerintah pun berupaya mendorong kegiatan eksplorasi dengan menyiapkan paket insentif fiskal untuk kegiatan eksplorasi hulu migas, menyediakan pelayanan terpadu satu pintu untuk

SKK Migas Selenggarakan Diskusi Panel Monetisasi Flare Gas Indonesia

16 Juni 2015

Jakarta—SKK Migas menyelenggarakan diskusi panel Monetisasi Flare Gas Indonesia di Jakarta, Selasa (16/6). Acara ini dihadiri oleh ratusan investor dan pelaku usaha yang tertarik untuk melihat peluang bisnis dari pemanfaatan gas suar bakar atau flare gas. Wakil Kepala SKK Migas M. I. Dzikrullah mengatakan SKK Migas mengadakan acara diskusi ini dalam rangka mengoptimalkan hasil dari kegiatan hulu migas, termasuk flare gas. “Flare gas sebetulnya masih mempunyai nilai ekonomis dan masih bermanfaat untuk digunakan oleh masyarakat dan industri,” ujar Dzikrullah. Pemanfaatan flare gas masih menghadapi beberapa tantangan serius baik secara operasional maupun secara regulasi. Dzikrullah mengatakan saat ini terdapat sekitar 200

IPA Convex 2015 Resmi Dibuka

20 Mei 2015

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo membuka secara resmi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) ke-39 di Jakarta Convention Center (JCC), siang ini (20/5). Indroyono dalam sambutannya menyatakan, industri hulu migas merupakan bisnis negara yang berperan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendapatan negara. Sehingga, kegiatan operasi hulu migas perlu mendapat dukungan serius dari semua pihak. “Kita harapkan produksi energi termasuk mugas kita bisa berkembang baik, dengan begitu akan berdampak pada kemajuan sektor lainnya yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan rakyat,” terangnya. IPA Convex 2015 kali ini mengangkat tema “Bekerjasama Demi Percepatan Solusi Dalam Menghadapi Krisis Energi Indonesia”. IPA Convex

Saka South Sesulu Temukan Gas

20 Mei 2015

Jakarta—Divisi Eksplorasi SKK Migas mengumumkan bahwa Kontraktor KKS Saka South Sesulu telah menemukan gas pada Sumur SIS-A#1, Wilayah Kerja South Sesulu, Kalimantan Timur. Temuan gas tersebut memiliki laju alir (rate) 18 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) pada bukaan manifold 40/64 inci. Penemuan ini berpotensi menambah cadangan gas negara mencapai 1,2 triliun kaki kubik (TCF). Pengeboran eksplorasi pertama di Sumur SIS-A#1 ditajak pada tanggal 23 Desember 2014. Sumur ini terletak di lepas pantai pada Cekungan Kutai dengan kedalaman akhir di 8.200 feet total vertical deep subsea (FT TVDSS). Kontrak Kerja Sama Wilayah Kerja South Sesulu ditandatangani tanggal 5 Mei 2009.

TIGA KONTRAK GAS DITANDATANGANI, NEGARA BERPOTENSI TERIMA TAMBAHAN PENERIMAAN RP 3,74 TRILIUN

5 Mei 2015

Yogyakarta—Tiga kesepakatan jual beli gas bumi ditandatangani dalam acara peluncuran program proyek listrik 35.000 megawatt (MW) yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Bantul, Yogyakarta, Senin (4/5). Perjanjian ini berpotensi memberikan tambahan penerimaan negara sekitar Rp 3,74 triliun (US$299 juta) selama masa kontrak berlangsung. Tiga perjanjian tersebut terdiri atas dua perjanjian jual beli gas (PJBG) dan satu pokok-pokok perjanjian atau Head of Agreement (HOA). Perjanjian yang pertama adalah PJBG antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) ConocoPhillips Grissik Ltd dengan PT PLN (Persero) untuk memenuhi kebutuhan pasokan gas untuk sektor kelistrikan di Sumatera, Jawa bagian barat dan Batam sebesar 40

Kepala SKK Migas: TKDN Bukan Hanya Pencapaian Target Persentase Semata

17 April 2015

Jakarta— Kebijakan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) seharusnya tidak hanya dipandang sebagai upaya untuk mencapai target persentase tertentu dalam Pengadaan barang dan jasa serta tenaga kerja nasional, tetapi sebagai upaya untuk menciptakan nilai tambah semaksimum mungkin bagi bangsa dan pemangku kepentingan (stakeholders). Hal ini disampaikan oleh Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi saat menutup acara Supply Change Management Summit 2015 (SCM Summit 2015) di Jakarta, Kamis (16/4). “Dampaknya harus dapat dirasakan dalam pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, kemampuan industri domestik, infrastruktur, kemampuan IPTEK nasional, dan kemakmuran komunitas lokal di wilayah operasi migas,” ujar Amien. Industri hulu migas sangat mendukung pemakaian komponen

Industri Hulu Migas Utamakan Industri Dalam Negeri

14 April 2015

Jakarta – Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) berkomitmen mengutamakan peran industri dalam negeri dalam kegiatan operasionalnya untuk meningkatkan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Menurut Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi, untuk mewujudkan hal tersebut pada kegiatan hulu migas harus ada intervensi Negara dalam bentuk kebijakan pemerintah yang berpihak pada sektor industri nasional. “Keunggulan mekanisme kontrak bagi hasil yang berlaku di sektor hulu migas adalah negara masih hadir dalam melakukan kendali terhadap operasi yang dilaksanakan oleh kontraktornya,” kata Amien saat sambutan di acara Indonesia Supply Chain Management (SCM) Summit

Halaman 1 dari 2512345...1020...Akhir »