Apresiasi Kinerja Diatas Target, Kepala SKK Migas Lakukan Kunjungan Kerja ke SIPL

Berita KKKS Perwakilan Jawa, Bali & Nusa Tenggara Kantor Pusat Jakarta

Thu, 31 March 2022 10:17 David Pratama

Home Berita

Jakarta – 29 Maret 2021. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus melakukan upaya untuk dapat mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) memperbaiki kinerja dan mencari terobosan-terobosan untuk upaya peningkatan produksi migas. Sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL) di tahun 2021 dan kinerja awal 2022, Kepala SKK Migas lakukan kunjungan kerja ke onshore processing facility (OPF) SIPL di Gresik pada Senin (28/3).

Selain sebagai apresiasi atas capaian yang telah diperoleh, kunjungan kerja tersebut juga sebagai upaya koordinasi untuk memastikan program kerja dapat dilaksanakan sepenuhnya dan tidak ada kendala. Langkah ini dilakukan sebagai upaya kerja keras mencapai target lifting migas di tahun 2021 yang telah ditetapkan sebesar 703 ribu barel minyak per hari (BOPD) dan 5.800 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), sekaligus menyiapkan pondasi yang kuat untuk dapat meningkatkan produksi secara berkelanjutan mencapai target.

Kinerja SIPL diawal tahun 2022, untuk produksi gas mencapai 122% dari rencana 42,83 MMSCFD realisasinya 52,08 MMSFD. Untuk salur gas mencapai 123%, dari rencana 36 MMSCFD dapat terealisasi sebesar 44 MMSSCFD. Sedangkan produksi minyak mencapai 8.334 BOPD dari rencana 7.000 BOPD atau mencapai 119% dari target. Untuk produksi LPG mencapai 138% dari target, begitu pula lifting LPG yang mencapai 39% dari target. Sehingga secara keseluruhan total produksi mencapai 17.530 barel setara minyak per hari (BOEPD) dari rencana 14.381 BOEPD.

“Luar biasa, masih diawal tahun kinerja SIPL di tahun 2022 sudah melebihi target. Ini tentu kabar yang menggembirakan, dan saya berharap dapat terus dipertahankan, tidak ada hal-hal yang membuat produksi dan lifting turun seperti unplanned shutdown, accident dan lainnya. Jika diawal tahun sudah mencapai target, sedangkan umumnya pencapaian target diraih pada pertengahan tahun, maka di SIPL ada peluang peningkatan kinerja yang membuat akhir tahun nanti pencapaian SIPL bisa melampaui target”, kata Kepala SKK Migas dalam sambutan pada kunjungan kerja tersebut.

Kinerja ekselen dari SIPL tentu kabar yang menggembirakan, karena untuk Jawa Timur saat ini masih kekurangan gas, sehingga bagaimana agar gas dari SIPL bisa sampai ke konsumen. “Memang belum semua infrastruktur gas di Jawa Timur mampu menjangkau KKKS penghasil gas, termasuk SIPL. Namun dari jaringan terdekat milik Pertagas yang hanya berjarak 7 km, maka ke depan bagaimana SKK Migas dan SIPL melakukan upaya untuk dapat menyambungkan pipa gas tersebut, sehingga kelebihan produksi gas yang belum diolah di fasilitas ini bisa langsung disalurkan dalam bentuk gas pipa”, terang Dwi

“SKK Migas akan berada didepan untuk membantu KKKS, termasuk SIPL untuk dapat memonetisasi gas yang dihasilkan. Kami juga telah mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dapat menarik investor, yang dampaknya tentu juga akan dirasakan dalam mendukung perekonomian di Jawa Timur”, tegas Dwi.

Dwi menambahkan, bahwa kedepan kebutuhan gas akan terus meningkat. Sekarang ini paradigma dalam pengelolaan wilayah kerja sudah berubah. Jika dulu ada wilayah kerja yang tidak ekonomis maka ditinggalkan. Paradigma sekarang, kita bersama-sama mencari cara agar menjadi ekonomis. “Pemerintah telah sangat membuka diri dan memberikan banyak dukungan bagi investasi hulu migas. Kedepan, Pemerintah akan terus memberikan dukungan, mengingat kebutuhan migas masih akan terus bertambah”, ungkap Dwi.

GM Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL), Khostarosa Andhika Jaya dalam paparannya menyampaikan terima kasih atas dukungan Kepala SKK Migas dan jajarannya dalam mendukung kinerja SIPL, termasuk upaya melakukan percepatan survei seismic 3D 500 km2. Jika penyerapan gas optimal, pencapaian gas di SIPL bisa mencapai dua kali lebih banyak. Andhika menambahkan bahwa SIPL juga mengolah gas menjadi produk, dengan C3-C4 diolah menjadi LPG sehingga dapat memperkuat pasokan LPG nasional.

Realibility operasi mencapai lebih dari 99% sehingga mencatatkan sebagai operation excellence. Hal ini berkat dukungan sumer daya manusia (SDM) yang memiliki dedikasi dan kompetensi yang tinggi. Kompetensi SDM menjadimodal penting untuk dapat mendukung pengoperasian yang ekselen. Mudah-mudahan hal ini bisa mendukung pencapaian target di akhir tahun nanti”, ujar Agung.

“Saat ini penyerapan gas oleh PLN sebesar 45 MMSCFD dengan kemampuan produksi 55 MMSCFD. Agar semua dapat terserap, maka bersama SKK Migas terus melakukan koordinasi agar kemampuan produksi dapat terserap semuanya”, pungkas Agung.

TENTANG SKK MIGAS

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) adalah institusi yang dibentuk oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama. Pembentukan lembaga ini dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Top