Dorong Inovasi dan Terobosan Strategi Pengadaan di BP Indonesia, SKK Migas Diganjar Penghargaan Dari Kantor Pusat BP Di Inggris

Kantor Pusat Jakarta

Fri, 08 November 2019 13:32 David Pratama

Home Berita

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menghadiri undangan BP Global yang berlokasi di Sunburry London, UK pada 30 September 2019 untuk menerima penghargaan apresiasi sekaligus menyampaikan presentasi atas inovasi dan terobosan yang telah dilakukan pada kegiatan pengadaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) BP di Indonesia.

Alan Martin selaku Head of Procurement & Supply Chain Management (PSCM) Global Wells Organization (GWO) BP mempresentasikan visi, strategi, dan prioritas BP dalam kehadirannya di industri migas untuk selalu menyediakan energi terkompetitif dan terbersih untuk dunia. Lebih lanjut, sebagai salah satu fungsi strategis di industry hulu BP, PSCM menerapkan tiga strategi utama, yakni: Digitalization, Zero inventory, dan Category Management and Supplier Collaboration untuk terus memberikan operasi yang terkompetitif.

Dalam kesempatan ini juga, Alan memberikan penghargaan kepada Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa atas dukungan SKK Migas dalam implementasi Vendor Managed Consignment pada pengadaan high-grade oil country tubular goods (OCTG) dan menyampaikan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan SKK Migas dalam menggali inovasi-inovasi baru.

Lebih lanjut Vice President PSCM BP Berau Ltd. James Tehubijuluw berharap dalam kegiatan pengelolaan rantai suplai industri hulu migas yaitu adanya terobosan dalam upaya percepatan dan penyederhanaan proses, serta menjamin akuntabilitas. Oleh karena itu, peran pengelolaan rantai suplai diharapkan mampu menjamin ketersediaan barang/jasa sesuai dengan jadwal dan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pengguna/user dan operasional KKKS dalam kegiatan lifting minyak dan gas bumi.

“Tentunya upaya-upaya tersebut tanpa mengesampingkan standar kualitas, kesesuaian waktu penyerahan dalam jumlah yang diperlukan dengan harga yang kompetitif, serta yang terpenting adalah aspek/HSSE, yang pada akhirnya dapat mendukung capaian target produksi,” tambah James.

Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas Erwin Suryadi dalam sambutan dan paparannya menyampaikan beberapa prinsip dasar pengelolaan pengadaan barang dan jasa KKKS, yaitu efektif, efisien, kompetitif, transparan, berwawasan lingkungan, kapasitas nasional, bertanggung jawab, dan adil.

Lebih lanjut Erwin menambahkan bahwa sesuai dengan situasi industri hulu migas saat ini, SKK Migas berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi dan efisiensi cost recovery melalui kegiatan pengadaan diantaranya penerapan strategi kontrak yang tepat misalnya berdasarkan kinerja (performance based) untuk implementasi new technology, pengadaan/kontrak bersama serta peningkatan kapasitas nasional melalui capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Peningkatan kemampuan nasional akan menciptakan multiplier effect yang lebih luas bagi perekonomian nasional dengan menyerap banyak tenaga kerja, serta menciptakan kerja sama dengan lembaga penelitian dan pelatihan untuk program alih teknologi.

Erwin menambahkan, “Penerapan new technology dalam hal mengelola industri hulu migas Indonesia sangat diperlukan guna memenuhi key performance indicator (KPI) SKK Migas yaitu penambahan reserve replacement ratio, efisiensi cost recovery, dan percepatan pencapaian target lifting seperti yang selalu disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kepala SKK Migas dalam berbagai kesempatan.

Top