Industri Hulu Migas dan Perbankan Bantu Pendidikan Jatim

Mon, 29 April 2013 12:16 David Pratama

Home Berita

Surabaya – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), bersama kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) dan perbankan nasional menyerahkan bantuan komputer, printer, dan modem senilai Rp 2,1 Miliar kepada sejumlah sekolah yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Bangkalan.

Penyerahan bantuan itu secara simbolis diserahkan Kontraktor KKS dan perbankan nasional kepada penerima manfaat, disaksikan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini di kantor Perwakilan SKK Migas di Surabaya, Senin (29/4).

Bantuan yang diberikan antara lain 265 unit komputer, 151 printer, dan 124 modem. Kontraktor KKS yang berpartisipasi, yakni Mobil Cepu Limited, JOB Pertamina Petrochina East Java, Camar Resources, Hess Pangkah, dan Lapindo Brantas. Sedangkan perbankan nasional yang berkontribusi adalah Bank Mandiri, BRI, dan BNI.

Pemberian bantuan dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian industri hulu migas kepada dunia pendidikan. "Bantuan diharapkan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di sekitar daerah operasi perminyakan di Jawa Timur," kata Rudi.

Pemberian bantuan perangkat komputer ini juga melibatkan perbankan Nasional. Rudi mengatakan, langkah ini merupakan bukti konkret kolaborasi industri hulu migas dengan perbankan nasional. Selama ini, bank BUMN telah dilibatkan dalam operasional hulu migas. Misalnya, dalam transaksi pengadaan barang dan jasa dan penempatan dana penutupan dan pemulihan sumur migas pasca produksi (abandonment and site restoration/ASR).

Tercatat nilai transaksi pembayaran melalui Bank BUMN/ BUM, sejak tahun 2009 sampai dengan Maret 2013, mencapai US$ 26,7 Miliar atau sekitar Rp240 triliun. Sedangkan penempatan dana ASR per Maret mencapai mencapai US$ 355 Juta atau sekitar Rp3,2 triliun. Menurut Rudi, Ini bukti konkret sektor hulu migas menciptakan efek berganda (multiplier effect).

"Kegiatan ini menunjukan perbankan tidak hanya dilibatkan dalam operasional. Mereka juga diikutkan dalam program tanggung jawab sosial," katanya. (ACU)

Top