PHE ONW Lakukan Deck Raising di LIMA Flowstation

Mon, 23 September 2013 14:13 David Pratama

Home Berita

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah melaksanakan pengangkatan Deck/Deck Raising yang kedua pada LIMA Subsidence Remediation Project pada hari Rabu (19/9).  Pengangkatan kedua setinggi 3 meter yang berlangsung selama 2 jam 22 menit ini merupakan lanjutan dari pengangkatan pertama setinggi 1 meter yang telah dilaksanakan pada 4 September 2013.

LIMA Subsidence Remediation Project adalah proyek pengangkatan anjungan LIMA Flowstation (3 platform , 1 platform bridge, dan 1 flare bridge) setinggi 4 meter secara bersama-sama dengan metode “Synchronized Hydraulic Jacking System”.

Pengangkatan 5 struktur secara bersama ini merupakan aplikasi teknologi terbaru dengan skala terbesar yang pertama di seluruh dunia. Proyek ini dilaksanakan karena anjungan lepas pantai di LIMA Flowstation mengalami penurunan (subsidence) dasar laut yang disebabkan oleh kompaksi batuan jauh di dalam tanah. Agar dapat beroperasi dengan baik dan aman dalam jangka panjang, anjungan perlu ditinggikan (deck raising).

Setelah pengangkatan deck (deck raising) ini, pekerjaan selanjutnya adalah hook up guna penyambungan fasilitas untuk dikembalikan ke posisi awal. Produksi dari lapangan LIMA dijadwalkan akan normal kembali pada. pertengahan bulan Oktober 2013. Setelah itu dilaksanakan pekerjaan post shut down hingga akhir November yakni pencabutan fasilitas pendukung sementara sehingga dengan demikian pekerjaan di offshore diperkirakan selesai pada akhir November.

Lapangan LIMA, terletak di Laut Jawa sekitar 100 mil timur laut Jakarta, terdiri atas anjungan LIMA dan beberapa NUI (Normally Unattended Installation/unmanned platform). Lapangan LIMA berada di wilayah kerja ONWJ yang dimiliki dan dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ.

Lapangan LIMA, termasuk ke 12 NUI, telah menjalani penurunan dasar laut sejak tahun 1997. Pengukuran penurunan di wilayah LIMA sudah menunjukkan tingkat penurunan sedalam 3,1 meter, dan penurunan anjungan NUI mencapai 5 m. Rata-rata penurunan mencapai 15 sentimeter setiap tahunnya. Lapangan ini menghasilkan 4000 barel minyak per hari dan 20 juta kaki gas per hari (mmscfd), dengan 75 mmscfd dihasilkan dari cadangan L-Parigi (Pertamina EP).

Top