Proyek Bison, Iguana, dan Gajah-Puteri (BIGP) Salurkan Gas Pertama

Berita KKKS

Mon, 02 December 2019 14:26 David Pratama

Home Berita

Proyek hulu migas Bison, Iguana, dan Gajah-Puteri (BIGP) di Wilayah Kerja (WK) Natuna Sea Block A yang dioperasikan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Premier Oil telah menyalurkan gas pertamanya pada hari Kamis (28/11). Proyek ini berhasil diselesaikan dalam kurun waktu 2 tahun dengan total estimasi biaya investasi sebesar US$ 325 Juta.

Cadangan gas yang terdapat pada proyek BIG-P adalah sebesar 93 BCF dimana nantinya gas akan disalurkan melalui infrastruktur eksisting yang berada dalam WK Natuna Sea Block A.


Keberhasilan pengerjaan proyek BIGP menjadi bukti lanjut kemampuan Premier Oil, dalam melaksanakan siklus proyek dari eksplorasi hingga produksi.


Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyambut baik adanya tambahan produksi gas dari proyek BIGP. "Produksi dari lapangan Bison sekitar 15 mmcfd dan dari lapangan Iguana sekitar 25 mmcfd. Uji kinerja sumur Bison dan Iguana berhasil diselesaikan dan secara paralel uji aliran gas terintegrasi dari kedua sumur pada laju alir gabungan 40 mmscfd juga diselesaikan dengan sukses. Hal ini merupakan upaya konkret untuk terus meningkatkan profil produksi Hulu Migas Indonesia" ujar Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu P. Taher.

Premier Oil selaku operator WK Natuna Sea Block A memiliki kepemilikan saham sebanyak 28,67%, sedangkan sisanya dimiliki oleh beberapa pihak yaitu KUFPEC, Pertamina, PTT, dan Petronas.

Top