WAKIL KEPALA SKK MIGAS RESMIKAN WIMAYA OIL AND GAS CLUB DI UPN VETERAN YOGYAKARTA

Tue, 26 February 2013 10:36 David Pratama

Home Berita

Yogyakarta – Dalam rangka mendorong keterlibatan Sivitas Akademika untuk berperan aktif dalam pengembangkan industri hulu migas melalui pendekatan akademis, Wakil Kepala SKK Migas, Johanes Widjonarko meresmikan pembentukan "Wimaya" Oil and Gas Club di Universitas Pembangunan Nasional "Veteran", Yogyakarta, Senin (25/2).

Peresmian ditandai dengan penandatangan profil organisasi Wimaya oleh Wakil Kepala SKK Migas, Johanes Widjonarko, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti K. M.Sc. , Ketua Wimaya Oil and Gas Club, Suhari Rachman A. dan Sekretaris Wimaya Oil and Gas Club, Muhamad Khoirur Roziqin.

"Wimaya Oil and Gas Club diharapkan dapat memberikan kontribusi tentang arah perkembangan migas nasional untuk perbaikan tata kelola industri hulu migas di masa yang akan datang," kata Widjonarko.

Tujuan dari pembentukan Wimaya Oil and Gas Club adalah untuk mengembangkan diskusi ilmiah dalam merespons permasalahan yang berkembang di seputar industri hulu minyak dan gas di Indonesia, menyerap gagasan dari Sivitas Akademika, sharing informasi seputar sektor hulu migas bersama kalangan industri migas dan menyampaikan ide-ide dan gagasan pengembangan industri hulu migas melalui media massa.

Widjonarko meminta para anggota Oil and Gas Club untuk berani menyampaikan pemikiran dan ide-ide untuk meningkatkan kinerja industri migas melalui penulisan artikel di media massa nasional.

"Para mahasiswa harus berani menulis di media massa, karena suara Sivitas Akademika pasti didengar," kata Widjonarko.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPN Veteran Yogyakarta, Sari Bahagiarti mengatakan Wimaya Oil and gas club merupakan suatu organsisasi yang dikelola para mahasiswa dari berbagai macam ilmu di seluruh fakultas UPN Veteran Yogyakarta.

Kata-kata Wimaya sendiri diambil dari sesanti UPN Veteran Yogyakarta yang artinya adalah menuntut ilmu untuk di dharma baktikan kepada bangsa dan negara. "Ini amanah dan mesti dijunjung tinggi oleh para Sivitas Akademika." imbuh Sari.

"Saya berharap organisasi ini akan menjadi suatu embrio kedepan untuk menjadi Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) dan ini resmi dibawah binaan universitas," katanya.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas, Elan Biantoro, mengatakan pembentukan Wimaya Oil and Gas Club ini merupakan yang kedua kalinya setelah Gama Oil and Gas Club yang telah dibentuk di Universitas Gadjah Mada, sejak Oktober 2012 lalu.

Elan menjelaskan SKK Migas ingin menepis anggapan bahwa kegiatan industri hulu migas terkesan eksklusif dan dikuasai oleh hanya kalangan perminyakan saja.
"Oil and gas club ini mudah-mudahan akan menjadi suatu komunitas yang akan memberikan gambaran bahwa industri ini tidak eksklusif karena melibatkan berbagai disiplin ilmu, dimana ilmu hukum, ekonomi, marketing bahkan psikologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan industri migas. Semua berkesempatan untuk mengakses informasi dengan baik dan benar,"

Lebih jauh, dengan dibentuknya Oil and Gas Club di Universitas-Universitas, Elan berharap bahwa kebijakan-kebijakan dari pemerintah dapat dipahami oleh kalangan Sivitas Akademika.

"Kami ingin mendapatkan masukan-masukan dari para mahasiswa yang masih idealis dan jernih berpikir untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan di dalam industri ini." (RDI)

Top